[Sekedar Bercerita] Little Knowledge Means Something Big! (Meresensi Buku)

Sebelum baca buku baru seringkali saya mengunjungi www.goodreads.com karena ingin tahu seberapa banyak review orang tentang buku2 tersebut? Setidaknya saya punya gambaran seperti apa bentuk ceritanya.

Tapi, sering juga saya merasa kecewa sangat. Bukan rasa penasaran yang saya dapat.. yang membuat saya ingin beli buku tersebut, justru saya jadi malas karena malah baca spoiler, bahkan jalan ceritanya dibeber habis oleh beberapa review’ers.

Menceritakan apa yang kita baca itu memang menyenangkan, seperti uneg2 yang keluar dari kepala sendiri. Tapi ada baiknya kita punya etika, kita pun sebal kan kalau sudah tahu ceritanya dari orang lain?

Berdasarkan pengalaman itu, saya yang juga pemilik blog buku pribadi berinisiatif belajar bagaimana me-review atau meresensi buku dengan baik dan benar, dan ber-etika tentunya!

Namanya juga proses belajar, tentunya review buatan saya ini tidak sempurna seperti review’er lain yang punya lebih banyak jam terbang 😀 Ok, here it goes!

Bagaimana Meresensi Buku:

1. Sesuaikan jenis buku dengan minat dan selera pembaca.

2. Sebaiknya meresensi buku baru. Buku lama bisa diresensi tapi hanya sekedar berbagi ilmu dan hanya diterbitkan dalam blog.

3. Membuat anatomi buku:

– Judul buku
– Penulis
– Penerbit
– Harga
– Tebal

4. Baca dan catat hal-hal penting seperti mencatat kutipan dan pemikiran yang dianggap penting

5. Ketika menulis resensi, buatlah ulasan singkat buku tersebut

6. Jangan beberkan  jalan ceritanya!

7. Gagasan atau ide dari cerita tersebut

8. Pendapat pribadi tentang keseluruhan ceritanya bagus atau tidak?

9. Cara penuturan penulis, apakah jelas atau tidak?

10. Bagaimana sifat dan karakter tokoh utama? Dan kesan pribadi tentang tokoh tersebut

11. Terakhir adalah manfaat dari buku ini

1876511727363519140613

Advertisements

2 comments

  1. Putrii..aku suka postingannya soal resensi buku! dd^__^bb
    Setuju dengan teknik resensi buku yang putri sarankan..
    Intinya selalu, jangan terlalu membeberkan keseluruhan inti cerita.
    Terlebih lagi karena memang biasanya buku yang diresensi adalah buku baru..
    Jdi sebiasa mungkin kita mengemas tulisan agar orang tertarik untuk menikmati jalan ceritanya dengan cara membaca sendiri, bukan berdasarkan resensi kita yang gamblang..

    Aku pernah sesekali nulis komentar/resensi di http://www.goodreads.com ttg buku yg udah beres aku baca..
    Kalo aku pribadi, lebih suka menyelipkan kesan2 aku tentang buku tersebut..
    Bearti secara tidak langsung kita menyertakan pengalaman kita selama menamatkan buku tersebut..

    Lain halnya kalau kita menulis review buku/film ya Put..
    Karena kalau review, biasanya juga mengulas karya lama..
    Makanya aku kalo nulis review film jadul, baru sreg untuk menulis banyak ttg film tersebut..
    Karena setidaknya pasti sudah cukup banyak orang yang membaca buku/ menonton film yg di-review, apalagi kalau film/buku terkenal..
    Dengan menyisipkan beberapa memorable quotes/memorable scenes, mungkin itu akan memberi efek bagi sebagian orang seolah-olah dibawa kembali pada kenangan mereka yang ngangenin banget pada saat mereka pertama kali menonton film/membaca karya tsb..

    • Hehe setuju! Intinya adalah bagaimana ulasan review kita membuat orang penasaran dan akhirnya beli buku tersebut (plus, membantu penjualan mereka, bukan?), bukannya jadi malas beli karena dampak dari spoiler yang kita bicarakan 😛 Selipan quotes juga sangat membantu dan memberikan petunjuk tentang bagaimana inti dari cerita itu (tanpa harus membeberkan ending tentunya).

      Aku suka banget review Temmy tentang film, sistematis dan enak dibaca.. sampai akunya minder dan bertekad untuk terus belajar dari orang lain tentang tehnik penulisan yang benar 😉

      Kuncinya: jangan cepat puas dengan pujian orang tentang tulisan kita, kita harus terus menggali ilmu supaya tulisan kita tidak monoton dan terus berkembang dengan lebih baik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s