[Sekedar Bercerita] Apakah Tiba Saatnya Saya Travelling Sendirian?

Teman baik saya pernah berkata “kalau mau travelling, andalkan diri sendiri saja dan jangan bergantung dengan teman seperjalanan karena kalau bergantung – plan travelling lo yang sudah direncanakan akan berantakan dimana seharusnya kesempatan itu sudah terbuka untuk lo.. gue pernah begitu ada rencana pergi dan sudah mempersiapkan ini itu tapi teman gue satu persatu batal dan pada akhirnya gue pergi sendiri. Sejak itu kalau mau travelling gue selalu berprinsip, kalau teman gue mau ikut – silahkan, tidak ya monggo.. yang penting gue tetap bisa pergi”.

Awalnya saya tidak begitu menyerap kata-kata teman saya karena saya pikir selama ini punya travel mate yang saya pikir sudah cocok banget! Beberapa travelling selalu berhasil dijalankan sampai akhirnya kami merencanakan travelling ke suatu negara tahun ini.

Pada waktu travelling ke NZ, kami sudah merencakan akan ke suatu negara 2 tahun kemudian (yang mana sudah memasuki tahun ini), saya sudah browsing mulai dari destinasi, akomodasi, pesawat, dan lain sebagainya, termasuk soal pengaturan cuti. Selama travelling saya senang mengatur segalanya juga untuk teman saya dari beli tiket pesawat, booking hostel, beli paket tur, termasuk mengurus visa.

Ketika tiba saatnya saya menemukan promo tiket pesawat ke suatu negara, saya menghubungi teman saya tapi ternyata dia bakalan terpakai cutinya sehingga kami tidak bisa ke suatu negara selama 2 minggu. Oh okay, saya sudah menawarkan bagaimana kalau seminggu? Dijawabnya “kok hanya sebentar, tidak seru”. Sampai akhirnya saya kasih ultimatum “mau pergi tahun ini atau tahun depan? Gue ikut lo aja”. Namun, hampir seminggu tidak ada kabar, tiket pesawatpun jadi menjulang tinggi – kekecewaan pun mulai muncul di diri saya, usaha saya yang hampir setiap hari browsing tiket pesawat murah hasilnya nihil, sia-sia. Apalah susahnya hanya menjawab ya dan tidak. Saya sudah berusaha toleransi, mengorbankan keinginan saya yang ingin pergi dua minggu menjadi hanya satu minggu dan tidak memaksakan pergi tahun ini karena saya tidak boleh egois. Saat itu saya pasrah memundurkan jadwalnya menjadi tahun depan karena saya tidak pede jalan sendirian.

Sampai teman saya yang lain menyarankan “lo kenapa ga ambil tur aja? Cari yang murah”, tiba-tiba muncul lah ide saya untuk ambil tur, benar juga hitung-hitung latihan pergi tanpa teman yang dikenal walaupun saya ikut tur. Sambil semangat saya mendaftarkan diri mengikuti tur, saya memutuskan pergi duluan 5 hari kesana untuk menikmati kesendirian saya dulu, tiket pesawat dan akomodasi pun juga sudah beres. Betapa menyenangkannya sesekali melakukan sesuatu untuk diri sendiri sendiri tanpa mempertimbangkan pendapat orang lain yang mungkin akan mengalami kekecewaan.

Saya tidak boleh menyalahkan dia karena dia punya alasan sendiri. Saya yang harus disalahkan karena saya tidak bisa ambil keputusan untuk kepentingan diri saya sendiri. Pelajaran buat saya nantinya.

Lagipula selagi ada kesempatan, kenapa tidak saya ambil? Selagi masih single saya harus memanfaatkan kesempatan ini – passion saya untuk travelling. Tuntutan hidup akan terus ada, suatu saat saya harus berkeluarga – siapa tahu tahun depan saya tidak bisa bebas seperti ini lagi 😉

Untuk trip saya selanjutnya, akan ditulis yaa.. coming soon!

Advertisements

14 comments

  1. kok sama ya kk, taon ini aku batal dengan alasan yang sama seperti kk
    dah dari tahun lalu buat itinerary sampai memantau tiket, komat-kamit ngejelasin urusan visa, dan susahnya minta izin sm ortu itu, hasilnya si teman gak ada kejelasan
    pengen liburan pas lebaran, liat tiket, yaoloh melambung~~
    jd aku komitmen 2 taon depan jalan2-nya (itung2 saving money lg), tapi sendiri, ada yg mao ikut terserah aja, ada yg protes don’t mind, yang penting bisa hadiahin diri sendiri

    • Mendingan sih gitu, daripada sakit hati, hehehe

      Lain kali klo mau travelling dg teman lebih baik mikirin diri sendiri dulu, teman mau apa monggoo..

      Sukses buat solo-nya yaa 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s