[Sekedar Bercerita] Kisah si Bule Hunter Bagian 1

boy-1298788_960_720

Ouch! Kenapa saya pikir istilah ini kasar ya? Maafkan kalau ada yang merasa tersinggung, ini saya cerita berdasarkan kejadian teman saya yang dari dulu saya sebenarnya sudah seuzon sama dia, hahaha. Karena tidak tahan pengen share, saya ceritakan disini karena sudah lumayan membuat saya ilfil.

Jadi nih, dia adalah teman di kantor saya sebelumnya, kami sama-sama fresh graduate yang bekerja di salah satu bank dimana rata-rata memang karyawannya fresh graduate sih. Saya heran, dia kok bisa ya lagi online dengan customer (kami saat itu sebagai call center) terus ketik-ketik handphone (saat itu layarnya masih monokrom, jadi kebayang ya itu tahun berapa #berasatuir), capek kan ya mencet-mecetin keypad yang cuma 12 tombol -_-” dan hp-nya selalu diletakkan di depan layar komputer seperti monitoring sesuatu. Jiwa kepo pun muncul dan saya tanya “lo ngapain sih sibuk banget sama hp”, dia jawab lagi chattingan sama pacarnya, hoo.. Jadi pacarnya ini adalah orang Romania ketemunya di chatting room dan berlanjut ke yahoo messenger, wow.. hebat banget belum pernah ketemu tapi tahan aja gitu 1 tahun ngobrol gak tahu tampangnya. Dia cerita pacarnya ini serius mau nikah sama dia dan teman saya rencananya setelah menikah mau dibawa ke Jepang karena pacarnya pindah kerja disitu. Sampai akhirnya kami sama-sama resign di waktu berbeda, saya di kantor baru dan teman saya melanjutkan S2. Nah, saat teman saya dinyatakan lulus kuliah, dia pasang pengumuman di timeline facebook dan nge-tag pacarnya, klise sih hanya bilang “Akuh lulus, akuh lulus! sambil mention si pacar” terus dijawablah sama pacarnya dengan Bahasa Romania dan karena saya kepo saya google translate, hahahaha, kata-katanya kurang lebih seperti ini “selamat yaa.. aku mencintaimu lebih dari apapun.. kamu beautiful, blah.. and the blah.. and the blah..”. Eh buset, saya mah eneg ada cowok ngomong begitu ke cewek, jangan-jangan temen saya selama berhubungan dibanjiri kata-kata itu, hueeghh -_-“. Tau gak sih, saya baru sadar kalau selama ini teman saya pasang profile picture bukan muka dia, melainkan gambar kartun atau gambar yang bukan dia. Kemudian begitu pasang muka asli dia, jrengggg! Apa yang saya takutkan terjadi, si pacar ini menghilang tanpa jejak, teman saya kalau update status dengan mention dia sudah tidak di-respon lagi, saya jadi sedih karena orang-orang pasti tahu betapa gondoknya dia 😦 dan sepertinya setelah itu mereka sudah tidak kontak-kontakan lagi, atleast itu yang saya perhatikan di timeline facebook, biasanya sih lumayan sering.

Setelah kejadian tersebut, dia pindah ke Bali dan aktif couchsurfing, saya pikir hebat ya menjadi guide turis jalan-jalan seperti sepedaan atau sekedar nongkrong di pantai, foto-fotonya dibanjiri teman-temannya yang orang asing, terus dia juga ke asia tenggara dan gathering dengan anggota couchsurfing lainnya. Sedangkan saya di kantor baru lagi struggling dengan karir, hahaha. Sampai suatu saat saya menemukan di timeline (lagi), dia update status dan ada komentar temannya kira-kira begini “eh gimana lo sama si…. (sebutkanlah Mr I)” terus sama dia dijawab menggantung. Hmm.. jangan-jangan lagi baper sama cowok nih, dan benar sajah! Cowok ini adalah orang Iran (atau Timur Tengah lah) anggota couchsurfing yang lagi ke Bali. Mulai lagi deh tuh timeline dia yang ada hubungannya sama cowok Iran. Mungkin karena cowok ini niatnya cuma mau traveling, temen saya yang tadinya ditanggapi lama-lama dicuekin ditambah lagi sepertinya si Iran banyak fans cewek yang komentar di foto dia (saya stalking lho, hahaha), dan si Iran karena cuma murni mau traveling ya cuek juga sama mereka sih. Dia dan Cowok Iran pun – End.

Sekitar tahun lalu, teman saya update status (lagi-lagi) menemani cowok kali ini orang Perancis (halah, siapa lagi ini), sampai ada foto-foto snorkeling, dan…. munculah foto dia pegangan tangan (tangannya doang yang ke-foto) sama cowok itu! Wah kemajuan nih, pikir saya, banyak teman-teman yang menyoraki “ciee.. ciee.. sama bule”, tapi teman saya malah gak klarifikasi (aneh ah, kalau pegangan tangan artinya sudah dekat dong, lagian seneng banget bikin teman-temannya penasaran #koksayayangribet). Tapi setelah lama-lama saya perhatikan di timeline, mereka cuma teman saja deh! (kan orang lain yang menilai, lol) jangan-jangan teman saya cuma mau bikin statement ini loh dia lagi ‘dekat’ sama bule, dan lagipula setelah saya perhatikan pegangan tangannya kelihatan memaksa! Kaya nangkep orang yang mau jatuh, bukan pegangan romantis (you know ah..). Selama yang saya perhatikan, cowok Perancis ini responnya baik sama dia dibanding cowok-cowok sebelumnya, akhirnya cowok Perancis ini pun pulang ke negaranya.

(berlanjut kesini….)

Advertisements

6 comments

  1. ahahah,,,ya ampun cowok yg orang Romania menghilang tanpa jejak, untuk suami saya gak gitu ya #edisi punya suami orang Romania juga. Penasaran kelanjutan ceritanya *kepo mode on* 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s