[Sekedar Bercerita] Kisah si Bule Hunter Bagian 2

(Dari postingan sebelumnya)

Hola! Maaf ya setelah sekian lama akhirnya saya kembali dengan cerita teman saya, kalau dipikir-pikir jahat banget ya saya ngomongin orang 😥 tapi yasudahlah saya cuma mau mengeluarkan uneg-uneg saja, hehehe #modus

Cerita terakhir pas cowok Perancis ini kembali ke negaranya ya. Baiklah, setelah doi kembali ke tanah air-nya, teman saya jadi suka share artikel tertentu di FB dengan tag-an cowok tersebut, so far masih direspon dengan isi komentar tapi lama-lama cuma di-like dan akhirnya jadi tidak ada respon sama sekali :)) (eh kok ketawa sih)

Tiba lah saat dimana saya salut dan (kalau bisa sampai standing applause) karena teman saya yang statusnya sepertinya masih sebatas teman dengan cowok ini berani menyusul ke Eropa sendirian. Kebanyakan yang saya lihat foto-fotonya ada di pedesaan Perancis, teman saya sepedaan dengan cowok ini, kapan ya saya bisa begitu (sepedaan di pedesaan maksutnya!). Seperti biasa teman saya kembali menunjukkan interaksi mereka dengan meng-upload di FB foto-foto cowok itu dari belakang (halah). Dan yang lebih sensasional lagi, dia memposting foto 2 sepeda yang lagi bersandar di pinggir sungai dan menuliskan kata-kata yang intinya “….disini hanya saya dan kamu” di-tag pula cowok itu, ciehh..

Dan cowok itu tidak ada respon, di-like saja tidak. Saya jadi kasihan sama teman saya 😦 kalau saya jadi dia kan malu ya dilihat teman-temannya di FB

Selain Perancis, yang saya lihat (alias stalking) di FB adalah Italia (huagh pengen banget kesana)

Sepulangnya teman saya dari Eropa, saya japri dia dong mau tanya tentang Eropa karena sebulan lagi saya mau pergi

Saya: “Hebat loh ke Eropa sendirian, liburan ya??”

Tmn: “Mau lihat-lihat kampus disana, mau lanjut S3” 🙂

(bujug, saya boro-boro mikirin belajar, berjuang untuk kerja saja bisa sampai bikin saya kena tipes)

Saya: “Naik apa, dan berapa harga tiketnya?”

Tmn: “Dapet Turkish, PP 3 jutaan (nadanya terdengar bangga), emang lo dapet berapa?”

Saya: “Qatar, PP 7 Juta” (iyalah pas Summer/Peak Season gitu loh). “Oia, nginep dimana? Gw di AirBnB karena udah ga bisa toleransi sama hostel”

Tmn: “Emang berapa AirBnB?”

Saya: “Rp 700ribu/malem, Belanda sih soalnya, mahal 😦 “

Tmn: “Gw couchsurfing dong (dengan nada bangga yang sepertinya tidak ada interest sama sekali sama AirBnB)”

(saya jadi baper, ini kok teman saya kaya meremehkan saya yang sepertinya tidak mengerti apa-apa di depan dia yang sudah pengalaman hitch hike naik truk antar daerah di Jawa, aktif CS waktu di Bali, dan beberapa event gathering CS. Saya mah tidak bangga kalau travelling serba backpacker dan serba murah karena saya budget oriented. Sumpah ini baper beneran, hahaha)

Naaah, setelah ini baru saya mau ceritakan inti masalah yang membuat saya jadi gemes sama dia

Sepulangnya dari Eropa, saya pernah posting pengalaman AirBnB dan di-share ke FB. Teman saya sepertinya sadar dibagian cerita saya ketika interaksi dengan Martijn dan Aaron. Mau tahu teman saya komen apa?

Menarik nih, lain kali mau coba ah AirBnB

FYI, teman saya ini kan lebih bangga pakai gratisan Couchsurfing daripada AirBnB (interest saja tidak)

Modus, dasar bule hunter!

Oia, sepertinya dia sudah tidak komunikasi lagi dengan cowok Perancis-nya di FB

Advertisements

11 thoughts on “[Sekedar Bercerita] Kisah si Bule Hunter Bagian 2

  1. Ini lucu bgt, emang sih sebagian besar yg join di couchsurfing itu isinya modus dan bnyk kepentingan seperti cewek indo (meski ga semuanya) cuma buat dpt cow bule (bule hunter), sementara si cow bule ya sneng2 ja pas lg liburan ke indo eh dpt cew ganjen, ya selanjutnya cuma buat have fun selama si bule lg liburan di indo aja, setelah kembali ke negaranya atau melanjutkan perjalanan berikutnya, ya say goodbye lah, tp sebagian kecil yg join di CS emang memanfaatkan forum tsb utk minta rute atau numpang nginep di rumah (gratisan), biasanya utk bule2 hunter perilaku nya melebihi dari bule itu sendiri, bahasa inggris msh blepetan aje, sok paling bule dr bule itu sendiri, saya pribadi sih muak dan enek bgt dgn sindrom inferioritas dr bule hunter, terlalu berlebihan yg seakan2 bule itu adalah makhluk paling “wah”, padahal mah biasa aja, hehe

    • Gara2 banyak yg modus nama CS jd ga bagus ya 😦 sbenernya gampang aja klo mau hunting bule, tinggal pergi ke negara yg warga negaranya bule-nya aja, lha mereka banyak bgt tinggal pilih. Bule disini sombong krn mereka merasa langka dan parahnya malah disanjung orang 😐

  2. duh ketawa2 sendiri baca ini blog…seru bacanya…btw baru kemarin dapat ini blog lupa nyari apa ya kemarin sampai kepleset kesini..hahahahah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s