[Sekedar Sharing] Pengalaman Mengurus Visa Australia

Visa Australia adalah visa yang paling baik memperlakukan saya dibandingkan visa lainnya karena memberikan 1 tahun dengan multiple entry! (atau memang standardnya begitu namun saya yang norak, hahahahaha). Dari pengalaman saya, baik Visa Jepang, Schengen, dan New Zealand hanya memberikan 3 bulan single entry pula! Awalnya saya sudah skeptis Australia sangat susah ketika mengajukan visa (kalau yang saya baca di berita karena banyaknya turis-turis overstay atau imigran gelap) jadi negara ini memperketat kunjungan turis, kemudian saya pernah ada pengalaman waktu transit di Australia sampai di body-scanning segala gara-gara urusan jepit rambut.

Seperti biasa saya sudah beli tiketnya duluan (karena promo) dengan resiko tiket hangus padahal saya tidak tahu visa-nya bakal granted/tidak (saya selalu seperti ini selama mengajukan visa 😛 ). Dan… mepet pula!! 20 hari menjelang hari-H, saya baru submit dokumen ke VFS karena saya pikir New Zealand yang masih satu payung dengan Australia hanya 14 hari, bisa lah Australia segitu juga.

Setelah submit, saya dibilang sama beberapa teman saya yang cerita visa temannya rejected karena ada duit kaget di tabungan, atau visa Australia tidak beda jauh dengan visa Perancis yang baru di-granted pas hari H! Apalagi staff VFS bilang proses 15-30 hari kerja. Makin merana deh saya sampai saya bersumpah akan mem-blacklist negara ini kalau sampai tidak memberikan jawaban di hari H #ngambeg, ehh ternyata.. hanya 8 hari kalender saja!

Apa sih tips-nya? Berdasarkan pengalaman saya dan apa yang sudah saya infokan ke postingan sebelumnya tentang Visa Schengen, yang terpenting dokumen harus jelas dan lengkap! Berikut poin-poin mengenai supporting dokumen;

  1. Sebagai warga negara yang baik, saya punya tanggung jawab bayar pajak dengan menunjukkan nomer NPWP, selain itu adalah KTP, Kartu Keluarga, kemudian Akta Lahir
  2. Sebagai karyawan yang baik, saya punya surat pernyataan HRD yang menyatakan bahwa saya hanya bertujuan holiday dan tidak ada niat mencari pekerjaan disana, disebutkan juga tanggal saya kembali ke tanah air untuk meneruskan tanggung jawab saya di perusahaan tempat saya bekerja.
  3. Sebagai turis yang baik, saya menunjukkan bukti tiket pesawat, bookingan akomodasi menginap, serta itinerary dan asuransi berikut summary budgetnya sehingga pihak kedutaan punya gambaran saya akan menghabiskan berapa selama disana.
  4. Bukti rekening koran 3 bulan. Waini! yang jadi momok orang yang mau apply visa. Memang benar, rekening tabungan tidak selalu menentukan granted/tidaknya. Sodara saya yang juga bareng ke Australia (tapi apply-nya terpisah) disuruh deposit 25-150 juta sama agentnya padahal disana hanya seminggu. Sedangkan saya apply sendiri hanya deposit 15 juta sesuai dengan itinerary. Claudia Kaunang, seorang travel writer dan traveller memberikan tips ampuh menentukan deposit rekening koran dan tipsnya ini berhasil di visa-visa saya sebelumnya. Yaitu:  Total Budget Pesawat, Akomodasi, Jajan, Tour (jika ada) = Deposit Rekening Koran.

Ini adalah itinerary saya dimana jumlahnya (Rp 14,022,309), saya samakan dengan deposit di rekening tabungan (Rp 15,000,000).

Kira-kira seperti ini Itinerary yang saya buat, yang penting jelas budgetnya.

Oia, sebenarnya saya punya saudara yang kerja di Melbourne dan satu lagi di Perth, namun saya tidak menyebutkan bahwa saya punya saudara disana, karena pasti akan REMPONG. Saya tidak mau merepotkan mereka dengan menyiapkan surat undangan lah, rekening koran lah, surat pernyataan lah, dll, yang akan makan waktu lama. Jadi pastikan itinerary-nya menunjukkan bahwa saya memang pergi sendirian secara mandiri tanpa ketergantungan dengan orang disana.

Demikian cerita saya tentang Visa Australia, tidak perlu mendetail lha ya karena semuanya sudah tertulis dengan jelas di website VFS

Advertisements

2 thoughts on “[Sekedar Sharing] Pengalaman Mengurus Visa Australia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s