[Resensi Film] 純情 ~ Junjou / Pure Heart

Warning: banyak bocoran ceritanya! 😛

Sebelum nonton ini, saya sudah menyiapkan strategi. Sejak drama ini diangkat dari sebuah manga berjudul sama, saya memutuskan untuk baca manganya terlebih dahulu supaya bisa lebih mudah membandingkan. Junjou menceritakan tentang cinta pertama di masa SMA yang terlupakan, yang kemudian bersemi kembali ketika mereka sudah dewasa (so sweet ya!), dan menurut saya versi live action/dramanya lebih bagus daripada versi manga. Manganya sendiri seperti manga yaoi pada umumnya yaitu mengumbar seks yang eksplisit, saya sempat curiga apakah di dramanya juga seperti itu? Nyatanya tidak, yaaah.. beberapa kali ada sih tapi tidak separah di manga 😛 walaupun ada beberapa adegan yang melenceng dari cerita aslinya tapi esensi ceritanya tidak hilang; cinta pertama – bertemu lagi – dua-duanya bingung – finalisasi tentang perasaan masing-masing.

Faktor penting dari sebuah drama yang diangkat dari cerita fiksi adalah, bagaimana penokohannya? Yuk, kita lihat!


Keisuke TOZAKI (Cast by Tochihara Rakuto)

Tozaki adalah seorang writer freelance yang bekerja dibawah perusahaan majalah advertising “Daiburu”. Waktu SMA dia naksir Kurata tapi hanya bisa melihat dari kejauhan ketika Kurata latihan running. Pada saat mereka bertemu kembali, Tozaki yang pertama menyadari bahwa pria yang ditemuinya adalah Kurata. Di drama ini Tozaki terlihat lebih modis (dan lebih imut) daripada di manga yang penampilannya biasa banget! Dimana saya lebih suka Tozaki di drama. Rakuto memerankan Tozaki dengan sangat bagus! Tozaki punya karakter yang lempeng, kalem, kadang suka bengong sebentar, tapi dia baik hati, tipikal Uke lah. Saya merasa kasihan sama si Tozaki, baik di manga atau di drama nasibnya sama. Jadi korban perasaan~!! 😀

Shosei KURATA (Cast by Takahashi Yuta)

Saya kenal Takahashi Yuta dari drama Takumi-kun Series 2 sebagai figuran dan karena dia-lah saya penasaran dengan drama ini dimana Yuta akhirnya jadi karakter utama (seme pula).

Kurata adalah seorang business man di perusahaan “VS” yang secara tidak sengaja bertemu Tozaki pada saat wawancara untuk majalah Daiburu (saya tidak ngeh ini perusahaan di bidang apa yang pasti mereka punya website “VS.com”, penjualan online kali ya? Hehehe). Haduhh! Ini nih yang membuat saya kecewa, postur badannya Kurata di drama tidak sesuai dengan Kurata di manga dimana dia lebih tinggi dan gagah o_O Kurata di drama itu badannya kecil. Sembari nonton saya tidak berhenti kecewa karena postur badannya dia, tapi lama-lama kekecewaan saya hilang juga karena Yuta bisa menciptakan sifat genggesnya Kurata dengan sangat baik (=_=)a Kurata itu adalah seorang Seme yang super gengges; kaku, kasar, posesif, temperamen, tapi disisi lain dia pemalu, mungkin dia bisa gengges karena untuk menutupi perasaan yang sebenarnya, oya satu lagi.. dia perokok berat! Dan itu tidak cocok diperankan Yuta yang posturnya lebih imut (masih aja dibahas). Anyway saya tidak bermaksud objektif lho ya mentang-mentang postur si Kurata ini tidak sesuai, saya kecewa dengan Kurata karena sifatnya (di manga) namun di sisi lain saya salut Yuta bisa mengekspresikan karakter Kurata. Bagi yang belum baca manganya mungkin akan sedikit bingung kenapa Kurata bisa tiba-tiba cemburu tak beralasan, di manga vol.2 sebenarnya terkuak mengapa, tapi di drama tidak dibahas.

Kazuomi MIYATA (Cast by Shinoda Mitsuyoshi)

Tokoh yang paling saya suka! Miyata adalah mantan senior dan mantan pacarnya Tozaki di kampus yang kemudian menjadi atasannya di Daiburu. Orangnya kepo berat, usil, tapi sangat perhatian, dan cool! Jika diperhatikan, gara-gara Miyata, Kurata dan Tozaki berkali-kali bertengkar.. ya apa lagi alasannya kalau bukan karena Kurata pencemburu, mungkin itu sebabnya Miyata suka iseng menggoda Kurata. Karena Miyata hanya muncul beberapa kali jadi karakternya tidak sepenuhnya terekspos, dan jujur saya kecewa (hehehe), tapi tampang usilnya dapet kok! 😛 Saya heran kenapa Tozaki tidak milih si Miyata sih, malah lebih milih Kurata yang gengges, tapi oh well.. cinta pertama memang susah tergantikan.

STORY

Ceritanya sih sangat simpel, seperti yang sudah tadi saya bahas sebelumnya bahwa si Tozaki ini naksir dengan Kurata semasa SMA. Beberapa tahun kemudian, karena urusan bisnis mereka tidak sengaja bertemu. Sebenarnya Tozaki sudah menyadarinya kalau seseorang yang ditemuinya adalah Kurata ketika mereka saling bertukar kartu nama, namun karena Tozaki tidak pede sehingga dia mengabaikannya. Entah apa ada yang ada dalam pikiran keduanya tiba-tiba mereka sudah tidur bareng aja di apartemennya Tozaki 😛 Kurata pun malah meninggalkan Tozaki dalam keadaan linglung. Kejadian itu tidak hanya sekali, tapi kedua kali dan seterusnya dimana Kurata sering mendatangi apartemen Tozaki untuk menidurinya (lagi) dan Tozaki dengan tololnya mau aja diperlakukan seperti itu berulang kali. Lama-kelamaan mereka pun semakin dekat dan menjalani hubungan seperti layaknya sepasang kekasih. Kemudian si iseng mantan pacarnya Tozaki semasa kuliah yaitu Miyata, hadir diantara Kurata dan Tozaki. Emang dasar usil Kurata berhasil dibuat marah olehnya. Tapi justru tindakan Miyata malah jadi menimbulkan masalah Tozaki dan Kurata, apalagi Kurata ini temperamen jadinya menyebalkan karena sering cemburu yang tidak berasalan, bertengkarlah mereka, karena tidak tahan dan dengan emosi, Tozaki mengusir Kurata dari apartemennya karena masih tidak mempercayainya. Beberapa hari kemudian mereka pun kembali melakukan aktivitas seperti biasa, namun disaat hubungan sedang renggang keduanya malah mengenang kembali masa-masa pertemuan mereka ketika SMA. Suatu hari  teman kantornya Kurata memperlihatkan sebuah majalah advertising yang berisi quote dengan latar belakang laut dimana inspirasinya datang dari perasaan masa lalunya Tozaki. Ketika itu Tozaki memperhatikan Kurata yang sedang berlatih di pinggir laut dan mengibaratkan Kurata seperti laut. Setelah melihat majalah itu dan menyadari ada sesuatu yang ingin dikatakannya, Kurata menyuruh Tozaki untuk bertemu di pinggir pantai, tempat perasaan mereka pertama kali mulai bersemi 🙂

Saya tampilkan beberapa scene yang familiar dengan di manga 😉

Adegan tergondok yaitu ketika Tozaki ditinggal setelah dimanfaatin 😀

Ada yang beda ketika Tozaki memperhatikan Kurata. Di drama settingnya di pantai, sedangkan di manga settingnya di sekolah

Sebenarnya ada beberapa adegan yang beda dengan di manga. Seperti kalau di drama ada adegan ketika Tozaki nonton film dan pergi ke pelabuhan dengan Miyata, padahal di manga dengan tokoh lain yaitu Yoshioka (Yoshioka tidak muncul di drama). Kemudian di drama, ada adegan ketika Kurata diantar pulang oleh teman kantornya – seorang wanita yang sepertinya ada hati dengan Kurata, kemudian adegan di bis waktu SMA ketika Kurata menemukan pembatas bukunya Tozaki, dan yang paling penting adalah adegan ketika Kurata membaca majalah dan memutuskan untuk bertemu Tozaki. Menurut saya adegan tersebut sangat manis sehingga adegan serupa di manga jadi tidak seberapa 🙂

Dan terakhir adalah last scene (ini sih sudah bocoran, bukan lagi spoiler) 😀

Sesungguhnya saya lebih suka last scene di drama, jauh lebih manis 😥

 Versi Manga

Saya suka sekali soundtracktnya 😀 Judulnya “Junjou” by Aotsuki

Saya penasaran dengan liriknya, maka saya minta tolong sahabat saya – Rei untuk diterjemahkan, makasih Reiiiii :-*

Junjou – Aotsuki

Boku wa sagasuyo
Chikyuu no hate ni
Towa ni tsuzuku ai no uta
Kimi ni okuru
Boku no kakenani
Itsukaya dore ao no junjou

Aku akan mencari
Sampai ke ujung dunia
Lagu cinta yg abadi selamanya
Dan pasti suatu saat akan
tersampaikan padamu
Birunya hatiku yg suci

Nani ka o oikakeru senaka
Boku o tsutae takute
Kimi wa tada hohoemi no seki ni nani kao
Misueteita

Aku ingin menyampaikan sesuatu
Pada punggung yg sedang
mengejar sesuatu itu
Kalau aku menemukan sesuatu di
dalam senyummu

Tadori tsuke Sorry nari kedo
Fuan toshi koroshite
Noikonna ai no kotobari
Inochi suwa kaketeita
Tokimeki o sare na iyouni
Yozore ni kometa negai

Aku memohon di langit malam
Agar hati ini tidak berdegup
Walaupun pd akhirnya tidak mgkin
Aku ingin menghilangkan rasa
tidak aman ini
Aku sudah mempertaruhkan
nyawaku
Pada bahasa cinta yg sprti ini

Mou sukoshi Ato sukoshi
Kimi ni todokanai kana

Sedikit lagi.. Tinggal sedikit lagi
Apakah akhrnya sampai ke kamu..

Boku wa sagasuyo
Chikyuu no hate ni
Towa ni tsuzuku ai no ute
Kimi ni okuru
Boku no kakenanii
Tsukaya dore ao no junjou

Aku akan mencari
Sampai ke ujung dunia
Lagu cinta yg abadi selamanya
Dan pasti suatu saat akan
tersampaikan padamu
Birunya hatiku yg suci